Fingerprint reader dan alat pemindai mata

Fingerprint Reader adalah alat input sekaligus outputan pemindai sidik jari manusia. Pada umumnya fingerprint reader ini digunakan oleh para kepolisian untuk memindindai sidik jari si pelaku kejahatan. Alat ini sekarang telah digunakan bukan hanya alat kepolisian saja tetapi juga sebagai absen pegawai, siswa, dan para pejabat di beberapa negara tertentu untuk mengurangi kecurangan kehadiran.

Alat ini juga digunakan untuk yang bersifat rahasia: misalnya, jika kita memasuki gedung CIA,FBI,SWAT dan gedung gedung pemerintahan di amerika, dan ingin memasuki ruangan tertentu maka kita harus menekan kan jari kita ke  sebuah alat pemindai fingerprint reader ini, jika cocok makan pintu akan kebuka dan jika tidak cocok maka pintu tidak akan terbuka.

Ada juga alat pemindai mata, yaitu alat yang digunakan untuk mebaca indentitas mata seseorang, alat ini tidak jauh berbeda dengan fingerprint reader, tetapi alat ini yang sekarang lebih banyak digunakan di beberapa negara besar untuk menjaga tempat rahasia mereka. Dikarenakan keamanan alat pemindai ini lebih aman dibandingkan dengan fingerprint reader yang mudah diakali.

Mengapa kedua alat tersebut diciptakan? Alat tersebut diciptakan karena manusia memiliki sebuah perlambang yang tidak akan berubah selama seumur hidupnya yaitu retina mata dan sidik jari yang dimiliki setiap manusia di dunia ini. Menggunakan sidik jari dan retina mata sangat tepat untuk mengidentifikasi identitas seseorang dikarenakan setiap sidik jari dan retina mata seseorang berbeda dengan orang lainya, walaupun orang itu kembar identik sekalipun tetapi pasti sidik jari dan retina mata mereka berbeda.

Alat pemindai mata baru baru ini digunakan untuk membuat KTP elektronik oleh pemerintah indonesia, dikarenakan banyaknya penyalahgunaan KTP di indonesia. Contohnya banyak orang di indonesia yang mempunya 2 kartu kependudukan yang berbeda, oleh karena perbuatan itu sekarang ini membuat sensus kependudukan suka kurang tepat. Contoh lain yaitu saat pemilihan gubernur jakarta, banyak warganya yang tidak dapat memilih dikarenakan tidak terdaftarnya orang itu di KPU, padahal dia sudah 3 tahun tinggal di wilayah jakarta dan mempunya KTP jakarta. Tidak terdaftarnya orang itu dikarenakan dia membuat KTP jakarta saja tetapi tidak terdaftarnya dia ke negara sebagai warga jakarta dan dia tetap diakui sebagai warga tempat dia tinggal sebelumnya.

Dengan melonjaknya populasi di dunia ini, maka alat fingerprint reader dan alat pemindai mata ini akan sangat berguna sekali menggantikan pengenal identitas yang dahulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s